Penanggulangan Bencana Banjir
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Banjir sekarang ini telah melanda di daerah rawan banjir di kawasan Negara
Indonesia, apalagi pada saat musim penghujan, bahkan lebih parah lagi banjir
ini sering melanda kota-kota besar, yang ternyata penyebabnya di tengarai oleh
kurangnya daerah resapan. Juga terdapat berbagai faktor yang saling berkaitan
sehingga menyebabkan banjir. Salah satu contohnya adalah di daerah Ibukota
Jakarta hingga meluas ke wilayah Bogor,Tanggerang, dan Bekasi , bahkan sampai
menelan korban jiwa, diketahui saat itu beberapa korban yang mengungsi di
berbagai penampungan mulai terserang penyakit.
Berdasarkan masalah di atas, kelompok kami
tertarik untuk menyusun makalah yang berjudul “Banjir dan Cara
Penanngulangannya” dengan tujuan untuk mencari solusi dan untuk mengatasi
bencana banjir di berbagai wilayah di Indonesia.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat
dirumuskan beberpa masalah tentang banjir.
Berikut rumusan masalahnya :
1. Apa Pengertian Banjir?
2. Apa Saja Macam-macam Banjir?
3. Apa Saja Penyebab Terjadinya Banjir?
4. Apa saja Akibat/Dampak dari Bencana Banjir?
5. Apa sajakah Manfaat Banjir?
6. Bagaimana Cara Menanggulangi Bencana Banjir?
C. Tujuan
Tujuan makalah ini di buat adalah untuk mencari
solusi dari bencana banjir yang telah terjadi.
Adapun manfa’at penulisan makalah ini adalah
sebagai bahan bacaan untuk siswa maupun masyarakat.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian Banjir
Banjir adalah
peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan.
Banjir ialah bencana alam yang sering terjadi di banyak kota dalam
skala yang berbeda dimana air dengan jumlah yang berlebih berada di daratan
yang biasanya kering.
Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian banjir adalah berair banyak dan juga
deras, kadang-kadang meluap.
Banjir adalah
fenomena alam yang terjadi di kawasan yang banyak dialiri oleh aliran sungai.
Sedangkan secara sederhana, banjir didefinisikan sebagai
hadirnya air suatu kawasan luas sehingga menutupi permukaan bumi kawasan
tersebut.
Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa
banjir adalah bencana alam yang disebabkan meluapnya air sungai atau air laut
di daerah tertentu.
2. Macam-macam Banjir
Terdapat macam-macam
banjir yang disebabkan karena beberapa faktor, antara lain :
- Banjir Air
Banjir air merupakan
banjir yang sering terjadi. Penyebab banjir air dikarenakan meluapnya air di
danau, sungai, selokan, atau aliran air yang lainnya sehingga menyebabkan air
tersebut naik dan menggenangi daratan. Biasanya banjir air disebabkan karena
hujan yang terjadi secara terus-menerus sehingga mengakibatkan aliran air
tersebut tidak dapat menampung air yang berlebih.
- Banjir Bandang
Pengertian banjir
bandang merupakan banjir yang mengangkut air dan juga lumpur. Banjir bandang
tersebut sangatlah berbahaya dibandingkan dengan banjir air biasa, hal ini
karena akan sulit untuk menyelamatkan diri. Banjir bandang dapat menghanyutkan
benda-benda dan memiliki daya rusak yang tinggi. Banjir bandang pada umumnya
terjadi di area pegunungan yang tanah pegunungan tersebut seolah longsor karena
adanya air hujan yang ikut terbawa air ke daratan yang lebih rendah. Biasanya
banjir tersebut dapat menghanyutkan pohon yang berukuran besar sehingga dapat
merusak pemukiman warga yang terkena banjir bandang tersebut.
- Banjir Lumpur
Banjir lumpur merupakan
banjir yang mirip banjir bandang namun lumpur tersebut keluar dari dalam bumi
sehingga dapat menggenangi daratan. Lumpur tersebut terkadang memiliki
kandungan bahan serta gas kimia berbahaya.
- Banjir Rob (Laut Pasang)
Pengertian banjir rob
merupakan banjir yang disebabkan karena pasang air laut. Banjir rob pada
umumnya melanda kota muara baru di jakarta. Pasang air laut pada umumnya akan
menahan air sungai yang menumpuk, hingga dapat menjebol sebuah tanggul dan
menggenangi daratan.
- Banjir Cileunang
Banjir cileunang
merupakan salah satu macam-macam banjir. Pengertian banjir cileunang ialah
suatu banjir yang mirip dengan banjir air akan tetapi banjir tersebut
dikarenakan hujan yang sangatlah deras dan mempunyai debit air yang banyak.
Terjadinya banjir ini sangatlah cepat, hal ini karena hujan yang terjadi
sangatlah deras sehingga dapat terjadi dalam waktu cepat.
- Banjir Lahar
Pengertian banjir lahar
adalah banjir yang disebabkan karena lahar gunung berapi masih aktif saat yang
meletus atau mengalami erupsi. Dari proses erupsi tersebut, gunung akan
mengeluarkan lahar dingin yang dapat menyebar ke lingkungan di sekitarnya. Air
yang ada dalam sungai atau danau dapat mengalami pendangkalan sehingga
berdampak terkena banjir.
3. Penyebab Banjir
Saat bencana banjir terjadi, banyak orang yang kehilangan harta benda. Bahkan hingga menimbulkan korban jiwa. Oleh sebab itu, alangkah baiknya untuk mengetahui penyebab banjir supaya dapat mengambil langkah tepat guna mencegah bencana banjir tersebut. Berikut penyebab banjir yang harus Anda ketahui.
- Penebangan hutan liar
Sikap manusia yang
berfikir singkat tanpa berfikir kedepannya sebelum bertindak, menyebabkan
manusia bertindak sewenang-wenang terhadap lingkungan. Tindakan tersebut berupa
penebangan hutan yang tidak menggunakan sistem tebang pilih. Penebangan hutan
secara liar yang membuat hutan menjadi gundul merupakan salah satu penyebab
banjir. Hal ini karena, akar pohon memiliki fungsi untuk
menyerap air. Oleh sebab itu, jika banyak pohon yang hilang maka akan dengan
mudah terjadi bencana
banjir. Akibatnya tidak ada pohon untuk menyerap
air sehingga air mengalir tanpa terkendali.
- Pemukiman di bantaran sungai atau aliran air
Pemukiman
yang didirikan di bantaran sungai mengakibatkan sungai tersebut rentan terjadi
pendangkalan. Pendangkalan yang terjadi di sungai karena kebiasaan untuk
membuang sampah ke sungai serta keadaan tanah di kiri kanan bangunan tersebut
dapat saja ambles dan kemudian menutup sisi sungai. Sungai akan mengalami penyempitan dan rawan banjir, masyarakat yang mendirikan rumah di
pinggir sungai biasanya mengurangi lebar sungai, dengan berkurangnya lebar sungai dapat
menyebabkan sirkulasi air tidak optimal.
- Dataran rendah
Daerah-daerah yang
berada di dataran rendah dapat menyebabkan banjir, hal ini karena luapan air
yang mengalir dari tempat di dataran tinggi ke rendah sehingga dapat beresiko
terkena banjir.
- Curah hujan yang tinggi
Penyebab banjir ini
disebabkan karena faktor cuaca. Apabila terdapat daerah yang memiliki curah
hujan tinggi dan terjadi berlarut-larut dalam jangka waktu lama, memiliki
resiko yang besar untuk terjadi banjir terlebih jika berada di dataran rendah.
Curah
hujan yang relatif tinggi dapat menyebabkan sungai tidak dapat menampung volume
air yang dapat melampau kapasitas.
- Drainase yang sudah diubah tanpa memperhatikan Amdal
Drainase yang sudah
diubah tanpa memperhatikan amdal yang terlebih di lingkungan perkotaan. Daerah
hutan ataupun rawa yang dapat membantu untuk mencegah atau mengurangi banjir,
namun dipakai untuk membangun mall atau bangunan lainnya sehingga merusak
lapisan atmosfer dan akan mudah beresiko terjadinya banjir.
- Bendungan yang jebol
Bendungan yang jebol
adalah salah satu penyebab banjir disekitar lingkungan yang daerah tersebut
kurang terawat serta mudah dirusak kelestariannya, dengan memanfaatkan sesuatu
yang tidak pada tempatnya dan juga hasilnya dapat berakibat banjir bandang yang
sangat merugikan.
- Salah sistem kelola tata ruang
Penyebab banjir yang
satu ini dapat mengakibatkan air sulit untuk menyerap serta alirannya lambat.
Sementara air yang datang ke wilayah tersebut jumlahnya akan lebih banyak dari
yang biasanya dialirkan sehingga dapat dengan cepat terjadi banjir.
- Tsunami
Merupakan jenis banjir
air laut yang sangat besar. Tsunami merupakan penyebab banjir yang sangat
merugikan. Tsunami pada umumnya dapat terjadi dikarenakan pergeseran lapisan
lempeng bumi. Tingginya gelombang tsunami dapat dengan mudah menyapu daerah-daerah
yang ada di sekitarnya hingga dapat menimbulkan banyak kerugian dan korban
jiwa.
- Tanah yang sudah tidak dapat menyerap air
Tanah yang sudah tidak
dapat untuk menyerap air dapat dikarenakan beberapa faktor, salah satunya
karena tanah tersebut sudah jarang ditemukan lahan hijau ataupun lahan kosong.
Sehingga air tidak terserap ke dalam tanah melainkan langsung masuk ke sungai,
danau, selokan, atau saluran air yang lainnya. Air yang ada dalam jumlah banyak
apabila sudah tidak dapat tertampung oleh saluran air tersebut dapat menggenang
serta menyebabkan banjir.
10. Membuang
sampah sembarangan
Penyebab
banjir yang satu ini sudah tidak asing lagi. Sampah yang dibuang sembarang khususnya
apabila dibuang di sungai atau aliran air lainnya dapat menyumbat aliran air
tersebut sehingga dapat meluap dan menyebabkan terjadinya banjir. Masyarakat beranggapan dengan tingkah
lakunya karena jika sampah dibakar, maka akan menyebabkan polusi udara dan bau
tidak sedap. Sehingga masyarakat mengambil jalan pintas tanpa memikirkan sebab
dan akibatnya. Penyumbayatan yang terjadi karena sedimentasi atau pengendapan
area hilir sungai yang dapat mengurang kemampuan sungai dalam menampung air.
11. Sedikitnya daerah serap
Di
zaman modern, daerah resapan cenderung ditemukan. Khususnya di daerah perkotaan
yang
pada dasarnya sangat rentan terhadap banjir, mengingat kondisi kota yang berada
di dataran rendah. Daerah serap justru banyak tertutup dengan aspal ataupun
pembetonan sehingga air tidak dapat meresap ke dalam lapisan tanah.
4. Akibat/Dampak Terjadinya
Banjir
Setiap
bencana alam pasti menimbulkan kerugian dan dampak di wilayah yang terkena
bencana tersebut, begitu pula dengan banjir. Dari berbagai macam jenis banjir, pada umumnya banjir
memiliki berbagai akibat dan dampak negatif yang secara langsung maupun tidak
langsung berpengaruh bagi manusia. Berikut
beberapa akibat banjir dan cara mengurangi banjir :
Akibat Banjir :
1. Menimbulkan korban
jiwa
Hal
ini disebabkan dari arus air yang terlalu deras sehingga banyak penduduk yang
hanyut terbawa arus
2. Rusaknya areal
pertanian, tanaman,
atau ladang
Banjir
mampu menenggelamkan areal sawah yang merugikan bagi para petani dan kondisi
perekonomian negara menjadi terganggu.
3. Rusaknya sarana dan
prasarana
Air
yang menggenang memasuki partikel pada dinding bangunan, jika dinding tidak
mampu menahan kandungtan air maka dinding akan mengalami retak dan akhirnya
jebol.
4. Hilangnya harta
benda
Banjir
dengan aliran yang berskala besar dapat menyeret apapun baik itu meja, pakaian,
kursi, kasur, mobil, motor dan lain-lain.
5. Sebagai bibit
penyakit
Penyakit
yang dapat ditimbulkan adanya banjir adalah gatal-gatal, Demam berdarah, dan
banjir membawa kuman sehingga penyebaran penyakit sangat besar.
6. Kelangkaan air bersih
Air bersih langka, karena sebelumnya air bersih sudah terkontaminasi
dengan air banjir.
7. Pohon-pohon yang lama terendam banjir akan mati.
7. Pohon-pohon yang lama terendam banjir akan mati.
Pepohonan akan mati, di karenakan pohon yang terendam air banjir terlalu
banyak menyerap air dan akhirnya pohon tersebut mengalami pembusukan dan mati.
8. Dampaknya
dalam jangka panjang, jumlah wisatawan yang datang ke daerah tersebut akan
menurun.
Karena daerah yang biasa dikunjungi mengalami kerusakan karena banjir.
9. Pemulihan kembali wilayah bencana membutuhkan waktu yang lama
9. Pemulihan kembali wilayah bencana membutuhkan waktu yang lama
Tentunya untuk memperbaiki daerah yang telah rusak terkena banjir itu butuh
waktu yang lama, harus menentukan aspek-aspek yang dapat memudahkan dalam
pembangunan.
10. Mahalnya biaya untuk membangun sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir
10. Mahalnya biaya untuk membangun sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir
Setelah terjadinya bencana banjir akan mengakibatkan rusaknya sarana dan
prasarana, dan tentunya harga sarana dan prasarana yang ada tidaklah murah.
11. Terjadi kenaikan harga, hal ini karena bahan makanan yang menjadi langka.
11. Terjadi kenaikan harga, hal ini karena bahan makanan yang menjadi langka.
Rusaknya lahan pertanian dan perkebunan
tentunya akan mengakibatkan kelangkaan pada bahan pangan yang di tanam.
12. Banjir memutuskan jalur transportasi
13. Banjir dapat mengakibatkan pemadaman listrik
14. Banjir mengganggu aktivitas sehari-hari
15. Banjir dapat mengganggu atau bahkan merusak perekonomian
16. Banjir dapat mencemari lingkungan sekitar kita
17. Banjir dapat menyebabkan erosi atau bahkan longsor
18. Banjir dapat merubah, mengganggu, atau bahkan menghapus /
menghilangkan masa depan
5.Keuntungan Datangnya Banjir
Banyak yang berpikir
bahwa banjir hanya mendatangkan kerugian dan dampak negatifnya, namun
ada juga keuntungan datangnya banjir, antara lain :
1) Air tanah yang
terisi kembali.
2) Di daerah yang kering, kebutuhan air dapat untuk tercukupi.
3) Banjir menambah air kandungan pada tanah.
4) Ikan sangat cocok untuk berkembang biak di air banjir.
5) Tambahan kandungan ke danau atau sungai yang pada akhirnya berpengaruh positif pada industri perikanan.
6) Penyeimbang ekosistem sungai.
7) Air banjir yang melimpah dapat dimanfaatkan oleh berbagai jenis ikan guna mencari tempat hidup baru.
8) Burung memiliki cadangan makanan melimpah.
2) Di daerah yang kering, kebutuhan air dapat untuk tercukupi.
3) Banjir menambah air kandungan pada tanah.
4) Ikan sangat cocok untuk berkembang biak di air banjir.
5) Tambahan kandungan ke danau atau sungai yang pada akhirnya berpengaruh positif pada industri perikanan.
6) Penyeimbang ekosistem sungai.
7) Air banjir yang melimpah dapat dimanfaatkan oleh berbagai jenis ikan guna mencari tempat hidup baru.
8) Burung memiliki cadangan makanan melimpah.
9) Mendapat sarana dan prasarana baru dari pemerintah karena sarana dan
prasarana yang dulu telah rusak akibat banjir, jadi harus di ganti.
10) Masyarakat menjadi gotong royong untuk membangun kembali tempat yang
rusak.
11) Masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan.
12) Masyarakat dapat mengambil hikmah dari kejadian yang telah terjadi.
Itulah pengertian banjir, penyebab banjir, akibat banjir, dan cara mengatasi banjir. Bencana banjir dapat merusak lingkungan alam dan merugikan makhluk hidup. Namun masih banyak cara guna mengendalikan bencana banjir tersebut.
Itulah pengertian banjir, penyebab banjir, akibat banjir, dan cara mengatasi banjir. Bencana banjir dapat merusak lingkungan alam dan merugikan makhluk hidup. Namun masih banyak cara guna mengendalikan bencana banjir tersebut.
6. Cara Menanggulangi Banjir
Untuk
menanggulangi terjadinya banjir, maka dibutuhkan cara dan uapaya untuk dilakukan. Penanggulangannya
antara lain sebagai berikut :
1. Membuat
fungsi sungai dan selokan dapat bekerja dengan baik. Sungai dan selokan adalah
tempat aliran air sehingga jangan sampai tercemari dengan sampah atau menjadi
tempat pembuangan sampah yang akhirnya menyebabkan sungai dan selokan menjadi
tersumbat. Upaya pengerukan sungai
juga selalu tilakukan karena pendengakalan adalah faktor
utama banjir akibat sungai meluap ke permukaan saat hujan deras.
- Melakukan reboisasi tanaman khususnya jenis tanaman dan pepohonan yang dapat menyerap air dengan cepat.
- Memperbanyak dan menyediakan lahan terbuka untuk membuar lahan hijau untuk penyerapan air.
- Berhenti membangun perumahan di tepi sungai, karena akan mempersempit sungai dan sampah rumah juga akan masuk sungai.
- Berhenti membangun gedung-gedung tinggi dan besar, karena akan menyebabkan bumi ini akan semakin sulit menahan bebanya dan membuat permukaan tanah turun.
- Hindari penebangan pohon-pohon di hutan secara liar dan juga di bantaran sungai, karena pohon berperan penting untuk pencegahan banjir. Sebenarnya menebang pohon tidak dilarang bila kita akan menanam kembali pohon tersebut dan tidak membiarkan hutan menjadi gundul.
7. Membuat
sumur-sumur buatan penyedot air untuk memindahkan air dengan cepat, khusunya di
kota yang minim lahan dan rawan kebanjiran, contohnya di Jakarta.
8. Membangun
tanggul di sungai sungi untuk meminimalisir meluapnya air sungai ke jalan dan
perumahan.
9. Tidak
membuang sampah di sungai dan selokan yang menjadi penyebab utama pendangkalan
dan tersumbatnya aliran sungai.
10. Mengelola
dengan bijak antara penebangan dan reboisasi hutan, karena pohon berperan
penting untuk penegahan banjir. Sebenarnya menebang pohon tidak dilarang bila
kita akan menanam kembali pohon tersebut dan tidak membiarkan hutan menjadi
gundul.
11. Melaksanakan
program tebang pilih dan reboisasi
Pohon yang telah ditebang sebaiknya ada penggantinya. Menebang pohon yang telah berkayu kemudian di tanam kembali tunas pohon yang baru. Hal ini ditujukan untuk regenerasi hutan dengan tujuan hutan tidak menjadi gundul.
Pohon yang telah ditebang sebaiknya ada penggantinya. Menebang pohon yang telah berkayu kemudian di tanam kembali tunas pohon yang baru. Hal ini ditujukan untuk regenerasi hutan dengan tujuan hutan tidak menjadi gundul.
12.
Mempergunakan alat pendeteksi banjir
sederhana
Agar dapat mengetahui datangnya banjir diperlukan alat yang mendeteksi banjir yang sederhana yang masyarakat dapat mengetahui cara pembuatnya.
Agar dapat mengetahui datangnya banjir diperlukan alat yang mendeteksi banjir yang sederhana yang masyarakat dapat mengetahui cara pembuatnya.
13. Menata
daerah aliran-aliran air seperti sungai, danau, dan lain sebagainya sesuai
dengan fungsinya.
14. Sistem pemantau dan peringatan apabila terjadi
bencana harus dibangun di daerah yang rawan banjir.
15. Memindahkan
warga dari daerah rawan banjir.
16. Memindahkan
banjir keluar dari warga.
17. Hidup akrab bersama banjir
18.
Membuat kanal air
19.
Membuat bendungan
20. Membuat tanggul.
21. Menjaga Kelestarian Alam
22. Menjaga Kebersiahan
23. Buat Lubang Biopori
Dengan melakukan cara penanggulangan
banjir tersebut kita dapat mencegah bencana banjir. Karena selama ini
pemerintah pun telah bekerja keras untuk mencegah terjadinya banjir, tetapi
semua masyarakat pun harus mendukung agar semua bisa teratasi dengan baik.
Ø Upaya Yang Dilakukan Ketika Banjir Melanda, upaya tersebut sebagai berikut :
Sebelum air terlalu tinggi, ungsikan
terlebih dahulu orang tua / lanjut usia, anak-anak, wanita dan ibu hamil, dan
sisakan dua atau tiga orang pria dewasa yang menjaga rumah bila anda khawatir
akan keselamatan harta benda.
Bila anda terlambat mengungsi dan
ketinggian air sudah cukup tinggi, pergilah mengungsi secara berkelompok, agar
bila terjadi sesuatu dapat saling tolong-menolong.
Saat mengungsi, jauhi dari saluran
air agar tidak terjatuh dan hanyut terseret arus banjir yang lebih deras.
Ketika berjalan menuju tempat
pengungsian, pertimbangkan untuk menggunakan tali tambang untuk mempermudah
evakuasi.
Siapkan jerigen bekas yang kosong,
gabus, perahu, atau alat pelampung lainnya sehingga bila anda terjebak di atap
rumah dengan air yang semakin meninggi, anda dapat berusaha untuk menyelamatkan
diri anda secara darurat.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan uraian dari pemaparan
pembahasan diatas, maka kesimpulan dari makalah ini adalah sebagi berikut :
1. Pengertian Banjir
Banjir adalah bencana alam yang disebabkan meluapnya air sungai atau air
laut di daerah tertentu.
2.
Macam-macam Banjir
1) Banjir Air
2) Banjir Bandang
3) Banjir Lumpur
4) Banjir Rob (Laut Pasang)
5) Banjir Cileunang
6) Banjir Lahar
3. Penyebab Banjir
1.
Penebangan hutan
liar
2.
Pemukiman di
bantaran sungai atau aliran air
3.
Dataran rendah
4.
Curah hujan yang
tinggi
5.
Drainase yang
sudah diubah tanpa memperhatikan Amdal
6.
Bendungan yang
jebol
7.
Salah sistem
kelola tata ruang
8.
Tsunami
9.
Tanah yang sudah
tidak dapat menyerap air
10.
Membuang sampah sembarangan
11.
Sedikitnya daerah serap
4. Akibat/Dampak Terjadinya Banjir
1.
Menimbulkan korban jiwa
2. Rusaknya areal pertanian, tanaman, atau ladang
3. Rusaknya sarana dan prasarana
4. Hilangnya harta benda
5. Sebagai bibit penyakit
6.
Kelangkaan air bersih
7. Pohon-pohon yang lama terendam banjir akan
mati.
8. Dampaknya dalam jangka panjang,
jumlah wisatawan yang datang ke daerah tersebut akan
menurun.
9. Pemulihan kembali wilayah bencana
membutuhkan waktu yang lama
10. Mahalnya biaya untuk membangun sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir
11.
Terjadi kenaikan harga,
hal ini karena bahan makanan yang menjadi langka.
12. Banjir memutuskan jalur transportasi
13. Banjir
dapat mengakibatkan pemadaman listrik
14. Banjir
mengganggu aktivitas sehari-hari
15. Banjir
dapat mengganggu atau bahkan merusak perekonomian
16. Banjir
dapat mencemari lingkungan sekitar kita
17. Banjir
dapat menyebabkan erosi atau bahkan longsor
18. Banjir
dapat merubah, mengganggu, atau bahkan menghapus / menghilangkan masa depan
5. Keuntungan Banjir
1)
Air tanah yang terisi kembali.
2) Di daerah yang kering, kebutuhan air dapat untuk tercukupi.
3) Banjir menambah kandungan pada tanah.
4) Ikan sangat cocok untuk berkembang biak di air banjir.
5) Tambahan kandungan ke danau atau sungai yang pada akhirnya berpengaruh positif pada industri perikanan.
6) Penyeimbang ekosistem sungai.
7) Air banjir yang melimpah dapat dimanfaatkan oleh berbagai jenis ikan guna mencari tempat hidup baru.
8) Burung memiliki cadangan makanan melimpah.
2) Di daerah yang kering, kebutuhan air dapat untuk tercukupi.
3) Banjir menambah kandungan pada tanah.
4) Ikan sangat cocok untuk berkembang biak di air banjir.
5) Tambahan kandungan ke danau atau sungai yang pada akhirnya berpengaruh positif pada industri perikanan.
6) Penyeimbang ekosistem sungai.
7) Air banjir yang melimpah dapat dimanfaatkan oleh berbagai jenis ikan guna mencari tempat hidup baru.
8) Burung memiliki cadangan makanan melimpah.
9) Mendapat sarana dan
prasarana baru dari pemerintah karena sarana dan prasarana yang dulu telah
rusak akibat banjir, jadi harus di ganti.
10) Masyarakat menjadi gotong
royong untuk membangun kembali tempat yang rusak.
11) Masyarakat menjadi lebih
sadar akan pentingnya menjaga kebersihan.
12) Masyarakat dapat mengambil
hikmah dari kejadian yang telah terjadi.
6. Cara Menanggulangi Banjir
1.
Membuat
fungsi sungai dan selokan dapat bekerja dengan baik.
- Melakukan reboisasi
- Memperbanyak dan menyediakan lahan terbuka
- Berhenti membangun perumahan di tepi sungai,
- Berhenti membangun gedung-gedung tinggi dan besar
- Hindari penebangan pohon-pohon di hutan secara liar dan juga di bantaran sungai
7.
Membuat
sumur-sumur buatan penyedot air
8.
Membangun
tanggul di sungai
9.
Tidak
membuang sampah di sungai dan selokan
10. Mengelola dengan bijak antara penebangan
dan reboisasi hutan
11. Melaksanakan program tebang pilih
dan reboisasi
12. Mempergunakan alat pendeteksi banjir
sederhana
13. Menata daerah aliran-aliran air seperti sungai, danau, dan lain
sebagainya sesuai dengan fungsinya.
14. Sistem pemantau dan peringatan
dibangun di daerah yang rawan banjir.
15. Memindahkan warga dari daerah rawan banjir.
16. Memindahkan banjir keluar dari warga.
17.
Hidup akrab bersama banjir
18. Membuat
kanal air
19. Membuat
bendungan
20.
Membuat tanggul.
21.
Menjaga Kelestarian Alam
22.
Menjaga Kebersiahan
23.
Buat Lubang Biopori
Demikianlah dari uraian diatas dapat
disimpulkan bahwa bencana alam banjir berasal dan terjadi karena kemarahan alam
atas kerusakan alam yang disebabkan oleh tangan-tangan nakal manusia.
Saran
Generasi muda penerus bangsa
hendaknya lebih merawat dan mencintai alam dan bumi ini agar anak cucu kita
kelak bisa merasakan bagaimana indah dan cantiknya bumi ini.
DAFTAR PUSTAKA
http://independent.academia.edu/MENTARIANDINI
By MENTARI ANDINI.
http://woocara.blogspot.com/2016/02/pengertian-banjir-penyebab-akibat-macam-macam.html#ixzz4PyPFEWiT
http://woocara.blogspot.com/2016/02/pengertian-banjir-penyebab-akibat-macam-macam.html#ixzz4PySo0TGy
https://www.manulife-indonesia.com/node/583?language=id
http://blog.act.id/wp-content/uploads/2015/07/act-logo-header.png
http://www.artikelsiana.com/2015/08/pengertian-banjir-penyebab-dampak-cara.html
Thanks infonya, jangan lupa kunjungi website kami https://bit.ly/2OOjO7O
BalasHapus