Penanggulangan Bencana Banjir



BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

    Banjir sekarang ini telah melanda di daerah rawan banjir di kawasan Negara Indonesia, apalagi pada saat musim penghujan, bahkan lebih parah lagi banjir ini sering melanda kota-kota besar, yang ternyata penyebabnya di tengarai oleh kurangnya daerah resapan. Juga terdapat berbagai faktor yang saling berkaitan sehingga menyebabkan banjir. Salah satu contohnya adalah di daerah Ibukota Jakarta hingga meluas ke wilayah Bogor,Tanggerang, dan Bekasi , bahkan sampai menelan korban jiwa, diketahui saat itu beberapa korban yang mengungsi di berbagai penampungan mulai terserang penyakit.
   
    Berdasarkan masalah di atas, kelompok kami tertarik untuk menyusun makalah yang berjudul “Banjir dan Cara Penanngulangannya” dengan tujuan untuk mencari solusi dan untuk mengatasi bencana banjir di berbagai wilayah di Indonesia.

            B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan beberpa masalah tentang banjir.
Berikut rumusan masalahnya :
1. Apa Pengertian Banjir?
2. Apa Saja Macam-macam Banjir?
3. Apa Saja Penyebab Terjadinya Banjir?
4. Apa saja  Akibat/Dampak dari Bencana Banjir?
5. Apa sajakah Manfaat Banjir?
6. Bagaimana Cara Menanggulangi Bencana Banjir?

            C. Tujuan
Tujuan makalah ini di buat adalah untuk mencari solusi dari bencana banjir yang telah terjadi.
Adapun manfa’at penulisan makalah ini adalah sebagai bahan bacaan untuk siswa maupun masyarakat.






BAB II
PEMBAHASAN

1. Pengertian Banjir
Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan.

Banjir ialah bencana alam yang sering terjadi di banyak kota dalam skala yang berbeda dimana air dengan jumlah yang berlebih berada di daratan yang biasanya kering.

Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian banjir adalah berair banyak dan juga deras, kadang-kadang meluap.

Banjir adalah fenomena alam yang terjadi di kawasan yang banyak dialiri oleh aliran sungai. Sedangkan secara sederhana, banjir didefinisikan sebagai hadirnya air suatu kawasan luas sehingga menutupi permukaan bumi kawasan tersebut.

Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa banjir adalah bencana alam yang disebabkan meluapnya air sungai atau air laut di daerah tertentu.




 



2. Macam-macam Banjir

Terdapat macam-macam banjir yang disebabkan karena beberapa faktor, antara lain :
  1. Banjir Air
Banjir air merupakan banjir yang sering terjadi. Penyebab banjir air dikarenakan meluapnya air di danau, sungai, selokan, atau aliran air yang lainnya sehingga menyebabkan air tersebut naik dan menggenangi daratan. Biasanya banjir air disebabkan karena hujan yang terjadi secara terus-menerus sehingga mengakibatkan aliran air tersebut tidak dapat menampung air yang berlebih.
  1. Banjir Bandang
Pengertian banjir bandang merupakan banjir yang mengangkut air dan juga lumpur. Banjir bandang tersebut sangatlah berbahaya dibandingkan dengan banjir air biasa, hal ini karena akan sulit untuk menyelamatkan diri. Banjir bandang dapat menghanyutkan benda-benda dan memiliki daya rusak yang tinggi. Banjir bandang pada umumnya terjadi di area pegunungan yang tanah pegunungan tersebut seolah longsor karena adanya air hujan yang ikut terbawa air ke daratan yang lebih rendah. Biasanya banjir tersebut dapat menghanyutkan pohon yang berukuran besar sehingga dapat merusak pemukiman warga yang terkena banjir bandang tersebut.
  1. Banjir Lumpur
Banjir lumpur merupakan banjir yang mirip banjir bandang namun lumpur tersebut keluar dari dalam bumi sehingga dapat menggenangi daratan. Lumpur tersebut terkadang memiliki kandungan bahan serta gas kimia berbahaya.

  1. Banjir Rob (Laut Pasang)
Pengertian banjir rob merupakan banjir yang disebabkan karena pasang air laut. Banjir rob pada umumnya melanda kota muara baru di jakarta. Pasang air laut pada umumnya akan menahan air sungai yang menumpuk, hingga dapat menjebol sebuah tanggul dan menggenangi daratan.
  1. Banjir Cileunang
Banjir cileunang merupakan salah satu macam-macam banjir. Pengertian banjir cileunang ialah suatu banjir yang mirip dengan banjir air akan tetapi banjir tersebut dikarenakan hujan yang sangatlah deras dan mempunyai debit air yang banyak. Terjadinya banjir ini sangatlah cepat, hal ini karena hujan yang terjadi sangatlah deras sehingga dapat terjadi dalam waktu cepat.
  1. Banjir Lahar
Pengertian banjir lahar adalah banjir yang disebabkan karena lahar gunung berapi masih aktif saat yang meletus atau mengalami erupsi. Dari proses erupsi tersebut, gunung akan mengeluarkan lahar dingin yang dapat menyebar ke lingkungan di sekitarnya. Air yang ada dalam sungai atau danau dapat mengalami pendangkalan sehingga berdampak terkena banjir.

 

3. Penyebab Banjir

Saat bencana banjir terjadi, banyak orang yang kehilangan harta benda. Bahkan hingga menimbulkan korban jiwa. Oleh sebab itu, alangkah baiknya untuk mengetahui penyebab banjir supaya dapat mengambil langkah tepat guna mencegah bencana banjir tersebut. Berikut penyebab banjir yang harus Anda ketahui.

  1. Penebangan hutan liar
Sikap manusia yang berfikir singkat tanpa berfikir kedepannya sebelum bertindak, menyebabkan manusia bertindak sewenang-wenang terhadap lingkungan. Tindakan tersebut berupa penebangan hutan yang tidak menggunakan sistem tebang pilih. Penebangan hutan secara liar yang membuat hutan menjadi gundul merupakan salah satu penyebab banjir. Hal ini karena, akar pohon memiliki fungsi untuk menyerap air. Oleh sebab itu, jika banyak pohon yang hilang maka akan dengan mudah terjadi bencana
banjir. Akibatnya tidak ada pohon untuk menyerap air sehingga air mengalir tanpa terkendali.
  1. Pemukiman di bantaran sungai atau aliran air
Pemukiman yang didirikan di bantaran sungai mengakibatkan sungai tersebut rentan terjadi pendangkalan. Pendangkalan yang terjadi di sungai karena kebiasaan untuk membuang sampah ke sungai serta keadaan tanah di kiri kanan bangunan tersebut dapat saja ambles dan kemudian menutup sisi sungai. Sungai akan mengalami penyempitan dan rawan banjir, masyarakat yang mendirikan rumah di pinggir sungai biasanya mengurangi lebar sungai, dengan berkurangnya lebar sungai dapat menyebabkan sirkulasi air tidak optimal. 

  1. Dataran rendah
Daerah-daerah yang berada di dataran rendah dapat menyebabkan banjir, hal ini karena luapan air yang mengalir dari tempat di dataran tinggi ke rendah sehingga dapat beresiko terkena banjir.
  1. Curah hujan yang tinggi
Penyebab banjir ini disebabkan karena faktor cuaca. Apabila terdapat daerah yang memiliki curah hujan tinggi dan terjadi berlarut-larut dalam jangka waktu lama, memiliki resiko yang besar untuk terjadi banjir terlebih jika berada di dataran rendah.
Curah hujan yang relatif tinggi dapat menyebabkan sungai tidak dapat menampung volume air yang dapat melampau kapasitas.
  1. Drainase yang sudah diubah tanpa memperhatikan Amdal
Drainase yang sudah diubah tanpa memperhatikan amdal yang terlebih di lingkungan perkotaan. Daerah hutan ataupun rawa yang dapat membantu untuk mencegah atau mengurangi banjir, namun dipakai untuk membangun mall atau bangunan lainnya sehingga merusak lapisan atmosfer dan akan mudah beresiko terjadinya banjir.
  1. Bendungan yang jebol
Bendungan yang jebol adalah salah satu penyebab banjir disekitar lingkungan yang daerah tersebut kurang terawat serta mudah dirusak kelestariannya, dengan memanfaatkan sesuatu yang tidak pada tempatnya dan juga hasilnya dapat berakibat banjir bandang yang sangat merugikan.
  1. Salah sistem kelola tata ruang
Penyebab banjir yang satu ini dapat mengakibatkan air sulit untuk menyerap serta alirannya lambat. Sementara air yang datang ke wilayah tersebut jumlahnya akan lebih banyak dari yang biasanya dialirkan sehingga dapat dengan cepat terjadi banjir.
  1. Tsunami
Merupakan jenis banjir air laut yang sangat besar. Tsunami merupakan penyebab banjir yang sangat merugikan. Tsunami pada umumnya dapat terjadi dikarenakan pergeseran lapisan lempeng bumi. Tingginya gelombang tsunami dapat dengan mudah menyapu daerah-daerah yang ada di sekitarnya hingga dapat menimbulkan banyak kerugian dan korban jiwa.
  1. Tanah yang sudah tidak dapat menyerap air
Tanah yang sudah tidak dapat untuk menyerap air dapat dikarenakan beberapa faktor, salah satunya karena tanah tersebut sudah jarang ditemukan lahan hijau ataupun lahan kosong. Sehingga air tidak terserap ke dalam tanah melainkan langsung masuk ke sungai, danau, selokan, atau saluran air yang lainnya. Air yang ada dalam jumlah banyak apabila sudah tidak dapat tertampung oleh saluran air tersebut dapat menggenang serta menyebabkan banjir.

     10. Membuang sampah sembarangan
           
Penyebab banjir yang satu ini sudah tidak asing lagi. Sampah yang dibuang sembarang     khususnya apabila dibuang di sungai atau aliran air lainnya dapat menyumbat aliran air tersebut sehingga dapat meluap dan menyebabkan terjadinya banjir. Masyarakat beranggapan dengan tingkah lakunya karena jika sampah dibakar, maka akan menyebabkan polusi udara dan bau tidak sedap. Sehingga masyarakat mengambil jalan pintas tanpa memikirkan sebab dan akibatnya. Penyumbayatan yang terjadi karena sedimentasi atau pengendapan area hilir sungai yang dapat mengurang kemampuan sungai dalam menampung air.

    11. Sedikitnya daerah serap 
Di zaman modern, daerah resapan cenderung ditemukan. Khususnya di daerah perkotaan     yang pada dasarnya sangat rentan terhadap banjir, mengingat kondisi kota yang berada di dataran rendah. Daerah serap justru banyak tertutup dengan aspal ataupun pembetonan sehingga air tidak dapat meresap ke dalam lapisan tanah. 





4. Akibat/Dampak Terjadinya Banjir
Setiap bencana alam pasti menimbulkan kerugian dan dampak di wilayah yang terkena bencana tersebut, begitu pula dengan banjir. Dari berbagai macam jenis banjir, pada umumnya banjir memiliki berbagai akibat dan dampak negatif yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh bagi manusia. Berikut beberapa akibat banjir dan cara mengurangi banjir :

Akibat Banjir :
1. Menimbulkan korban jiwa 
Hal ini disebabkan dari arus air yang terlalu deras sehingga banyak penduduk yang hanyut terbawa arus
2. Rusaknya areal pertanian, tanaman, atau ladang
Banjir mampu menenggelamkan areal sawah yang merugikan bagi para petani dan kondisi perekonomian negara menjadi terganggu. 
3. Rusaknya sarana dan prasarana
Air yang menggenang memasuki partikel pada dinding bangunan, jika dinding tidak mampu menahan kandungtan air maka dinding akan mengalami retak dan akhirnya jebol. 
4. Hilangnya harta benda
Banjir dengan aliran yang berskala besar dapat menyeret apapun baik itu meja, pakaian, kursi, kasur, mobil, motor dan lain-lain.
5. Sebagai bibit penyakit
Penyakit yang dapat ditimbulkan adanya banjir adalah gatal-gatal, Demam berdarah, dan banjir membawa kuman sehingga penyebaran penyakit sangat besar.
6. Kelangkaan air bersih
Air bersih langka, karena sebelumnya air bersih sudah terkontaminasi dengan air banjir.
7
.  Pohon-pohon yang lama terendam banjir akan mati.
Pepohonan akan mati, di karenakan pohon yang terendam air banjir terlalu banyak menyerap air dan akhirnya pohon tersebut mengalami pembusukan dan mati.

8. Dampaknya dalam jangka panjang, jumlah wisatawan yang datang ke daerah tersebut           akan menurun.
Karena daerah yang biasa dikunjungi mengalami kerusakan karena banjir.
9
. Pemulihan kembali wilayah bencana membutuhkan waktu yang lama
Tentunya untuk memperbaiki daerah yang telah rusak terkena banjir itu butuh waktu yang lama, harus menentukan aspek-aspek yang dapat memudahkan dalam pembangunan.
10. Mahalnya biaya untuk membangun sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir
Setelah terjadinya bencana banjir akan mengakibatkan rusaknya sarana dan prasarana, dan tentunya harga sarana dan prasarana yang ada tidaklah murah.
1
1. Terjadi kenaikan harga, hal ini karena bahan makanan yang menjadi langka.
Rusaknya lahan pertanian dan perkebunan tentunya akan mengakibatkan kelangkaan pada bahan pangan yang di tanam.

12. Banjir memutuskan jalur transportasi
13. Banjir dapat mengakibatkan pemadaman listrik
14. Banjir mengganggu aktivitas sehari-hari
15. Banjir dapat mengganggu atau bahkan merusak perekonomian
16. Banjir dapat mencemari lingkungan sekitar kita
17. Banjir dapat menyebabkan erosi atau bahkan longsor
18. Banjir dapat merubah, mengganggu, atau bahkan menghapus / menghilangkan masa depan












5.Keuntungan Datangnya Banjir

Banyak yang berpikir bahwa banjir hanya mendatangkan kerugian dan dampak negatifnya,   namun ada juga keuntungan datangnya banjir, antara lain :
1) Air tanah yang terisi kembali.
2) Di daerah yang kering, kebutuhan air dapat untuk tercukupi.
3) Banjir menambah
air kandungan pada tanah.
4) Ikan sangat cocok untuk berkembang biak di air banjir.
5) Tambahan kandungan ke danau atau sungai yang pada akhirnya berpengaruh positif
                                                                                              pada industri perikanan.
6) Penyeimbang
ekosistem sungai.
7) Air banjir yang melimpah dapat dimanfaatkan oleh berbagai jenis ikan guna mencari tempat hidup baru.
8) Burung memiliki cadangan makanan melimpah.
9) Mendapat sarana dan prasarana baru dari pemerintah karena sarana dan prasarana yang dulu telah rusak akibat banjir, jadi harus di ganti.
10) Masyarakat menjadi gotong royong untuk membangun kembali tempat yang rusak.
11) Masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan.
12) Masyarakat dapat mengambil hikmah dari kejadian yang telah terjadi.

Itulah pengertian banjir, penyebab banjir, akibat banjir, dan cara mengatasi banjir. Bencana banjir dapat merusak lingkungan alam dan merugikan makhluk hidup. Namun masih banyak cara guna mengendalikan bencana banjir tersebut.




6. Cara Menanggulangi Banjir
Untuk menanggulangi terjadinya banjir, maka dibutuhkan cara dan uapaya untuk dilakukan. Penanggulangannya antara lain sebagai berikut :
1.      Membuat fungsi sungai dan selokan dapat bekerja dengan baik. Sungai dan selokan adalah tempat aliran air sehingga jangan sampai tercemari dengan sampah atau menjadi tempat pembuangan sampah yang akhirnya menyebabkan sungai dan selokan menjadi tersumbat. Upaya pengerukan sungai juga selalu tilakukan karena pendengakalan adalah faktor utama banjir akibat sungai meluap ke permukaan saat hujan deras.
  1. Melakukan reboisasi tanaman khususnya jenis tanaman dan pepohonan yang dapat menyerap air dengan cepat.
  2. Memperbanyak dan menyediakan lahan terbuka untuk membuar lahan hijau untuk penyerapan air.
  3. Berhenti membangun perumahan di tepi sungai, karena akan mempersempit sungai dan sampah rumah juga akan masuk sungai.
  4. Berhenti membangun gedung-gedung tinggi dan besar, karena akan menyebabkan bumi ini akan semakin sulit menahan bebanya dan membuat permukaan tanah turun.
  5. Hindari penebangan pohon-pohon di hutan secara liar dan juga di bantaran sungai, karena pohon berperan penting untuk pencegahan banjir. Sebenarnya menebang pohon tidak dilarang bila kita akan menanam kembali pohon tersebut dan tidak membiarkan hutan menjadi gundul.
7.      Membuat sumur-sumur buatan penyedot air untuk memindahkan air dengan cepat, khusunya di kota yang minim lahan dan rawan kebanjiran, contohnya di Jakarta.
8.      Membangun tanggul di sungai sungi untuk meminimalisir meluapnya air sungai ke jalan dan perumahan.
9.      Tidak membuang sampah di sungai dan selokan yang menjadi penyebab utama pendangkalan dan tersumbatnya aliran sungai.
10.  Mengelola dengan bijak antara penebangan dan reboisasi hutan, karena pohon berperan penting untuk penegahan banjir. Sebenarnya menebang pohon tidak dilarang bila kita akan menanam kembali pohon tersebut dan tidak membiarkan hutan menjadi gundul.
11.  Melaksanakan program tebang pilih dan reboisasi
Pohon yang telah ditebang sebaiknya ada penggantinya. Menebang pohon yang telah berkayu kemudian di tanam kembali tunas pohon yang baru. Hal ini ditujukan untuk regenerasi hutan dengan tujuan hutan tidak menjadi gundul. 
12.  Mempergunakan alat pendeteksi banjir sederhana
Agar dapat mengetahui datangnya banjir diperlukan alat yang mendeteksi banjir yang sederhana yang masyarakat dapat mengetahui cara pembuatnya.
13.  Menata daerah aliran-aliran air seperti sungai, danau, dan lain sebagainya sesuai dengan fungsinya.
14.   Sistem pemantau dan peringatan apabila terjadi bencana harus dibangun di daerah  yang rawan banjir.
15.  Memindahkan warga dari daerah rawan banjir.
16.  Memindahkan banjir keluar dari warga.
17.  Hidup akrab bersama banjir
18.  Membuat kanal air
19.  Membuat bendungan
20.  Membuat tanggul.
21.  Menjaga Kelestarian Alam
22.  Menjaga Kebersiahan
23.  Buat Lubang Biopori
Dengan melakukan cara penanggulangan banjir tersebut kita dapat mencegah bencana banjir. Karena selama ini pemerintah pun telah bekerja keras untuk mencegah terjadinya banjir, tetapi semua masyarakat pun harus mendukung agar semua bisa teratasi dengan baik.

Ø  Upaya Yang Dilakukan Ketika Banjir Melanda,  upaya tersebut sebagai berikut :

Sebelum air terlalu tinggi, ungsikan terlebih dahulu orang tua / lanjut usia, anak-anak, wanita dan ibu hamil, dan sisakan dua atau tiga orang pria dewasa yang menjaga rumah bila anda khawatir akan keselamatan harta benda.

Bila anda terlambat mengungsi dan ketinggian air sudah cukup tinggi, pergilah mengungsi secara berkelompok, agar bila terjadi sesuatu dapat saling tolong-menolong.

Saat mengungsi, jauhi dari saluran air agar tidak terjatuh dan hanyut terseret arus banjir yang lebih deras.

Ketika berjalan menuju tempat pengungsian, pertimbangkan untuk menggunakan tali tambang untuk mempermudah evakuasi.

Siapkan jerigen bekas yang kosong, gabus, perahu, atau alat pelampung lainnya sehingga bila anda terjebak di atap rumah dengan air yang semakin meninggi, anda dapat berusaha untuk menyelamatkan diri anda secara darurat.









BAB III

PENUTUP

Kesimpulan
            Berdasarkan uraian dari pemaparan pembahasan diatas, maka kesimpulan dari makalah ini adalah sebagi berikut :
1. Pengertian Banjir
Banjir adalah bencana alam yang disebabkan meluapnya air sungai atau air laut di daerah tertentu.
2. Macam-macam Banjir
            1) Banjir Air
            2) Banjir Bandang
            3) Banjir Lumpur
            4) Banjir Rob (Laut Pasang)
            5) Banjir Cileunang
            6) Banjir Lahar

3. Penyebab Banjir
1.                   Penebangan hutan liar
2.                   Pemukiman di bantaran sungai atau aliran air
3.                   Dataran rendah
4.                   Curah hujan yang tinggi
5.                   Drainase yang sudah diubah tanpa memperhatikan Amdal
6.                   Bendungan yang jebol
7.                   Salah sistem kelola tata ruang
8.                   Tsunami
9.                   Tanah yang sudah tidak dapat menyerap air
10.               Membuang sampah sembarangan
11.               Sedikitnya daerah serap 
4. Akibat/Dampak Terjadinya Banjir
            1. Menimbulkan korban jiwa 
2. Rusaknya areal pertanian, tanaman, atau ladang
3. Rusaknya sarana dan prasarana
4. Hilangnya harta benda
5. Sebagai bibit penyakit
6. Kelangkaan air bersih
7.  Pohon-pohon yang lama terendam banjir akan mati.
8. Dampaknya dalam jangka panjang, jumlah wisatawan yang datang ke daerah tersebut           akan menurun.
9. Pemulihan kembali wilayah bencana membutuhkan waktu yang lama

10. Mahalnya biaya untuk membangun sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir
11. Terjadi kenaikan harga, hal ini karena bahan makanan yang menjadi langka.
12. Banjir memutuskan jalur transportasi
13. Banjir dapat mengakibatkan pemadaman listrik

14. Banjir mengganggu aktivitas sehari-hari

15. Banjir dapat mengganggu atau bahkan merusak perekonomian

16. Banjir dapat mencemari lingkungan sekitar kita

17. Banjir dapat menyebabkan erosi atau bahkan longsor

18. Banjir dapat merubah, mengganggu, atau bahkan menghapus / menghilangkan masa depan
5. Keuntungan Banjir
1) Air tanah yang terisi kembali.
2) Di daerah yang kering, kebutuhan air dapat untuk tercukupi.
3) Banjir menambah kandungan pada tanah.
4) Ikan sangat cocok untuk berkembang biak di air banjir.
5) Tambahan kandungan ke danau atau sungai yang pada akhirnya berpengaruh positif
                                                                                              pada industri perikanan.
6) Penyeimbang
ekosistem sungai.
7) Air banjir yang melimpah dapat dimanfaatkan oleh berbagai jenis ikan guna mencari tempat hidup baru.
8) Burung memiliki cadangan makanan melimpah.
9) Mendapat sarana dan prasarana baru dari pemerintah karena sarana dan prasarana yang dulu telah rusak akibat banjir, jadi harus di ganti.
10) Masyarakat menjadi gotong royong untuk membangun kembali tempat yang rusak.
11) Masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan.
12) Masyarakat dapat mengambil hikmah dari kejadian yang telah terjadi.

6. Cara Menanggulangi Banjir
1.      Membuat fungsi sungai dan selokan dapat bekerja dengan baik.
  1. Melakukan reboisasi
  2. Memperbanyak dan menyediakan lahan terbuka
  3. Berhenti membangun perumahan di tepi sungai,
  4. Berhenti membangun gedung-gedung tinggi dan besar
  5. Hindari penebangan pohon-pohon di hutan secara liar dan juga di bantaran sungai
7.      Membuat sumur-sumur buatan penyedot air
8.      Membangun tanggul di sungai
9.      Tidak membuang sampah di sungai dan selokan
10.  Mengelola dengan bijak antara penebangan dan reboisasi hutan
11.  Melaksanakan program tebang pilih dan reboisasi
12.  Mempergunakan alat pendeteksi banjir sederhana
13.  Menata daerah aliran-aliran air seperti sungai, danau, dan lain sebagainya sesuai dengan fungsinya.
14.  Sistem pemantau dan peringatan dibangun di daerah  yang rawan banjir.
15.  Memindahkan warga dari daerah rawan banjir.
16.  Memindahkan banjir keluar dari warga.
17.  Hidup akrab bersama banjir
18.  Membuat kanal air
19.  Membuat bendungan
20.  Membuat tanggul.
21.  Menjaga Kelestarian Alam
22.  Menjaga Kebersiahan
23.  Buat Lubang Biopori

Demikianlah dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa bencana alam banjir berasal dan terjadi karena kemarahan alam atas kerusakan alam yang disebabkan oleh tangan-tangan nakal manusia.


Saran
Generasi muda penerus bangsa hendaknya lebih merawat dan mencintai alam dan bumi ini agar anak cucu kita kelak bisa merasakan bagaimana indah dan cantiknya bumi ini.






















DAFTAR PUSTAKA

http://independent.academia.edu/MENTARIANDINI
By MENTARI ANDINI.

https://www.manulife-indonesia.com/node/583?language=id
http://blog.act.id/wp-content/uploads/2015/07/act-logo-header.png
http://www.artikelsiana.com/2015/08/pengertian-banjir-penyebab-dampak-cara.html


Komentar

  1. Thanks infonya, jangan lupa kunjungi website kami https://bit.ly/2OOjO7O

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nilai Octan (BENSIN) vs Nilai Cetana (SOLAR)